logo

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Pengadilan Negeri Muara Bulian

Jl. Jend. Sudirman No.1, Rengas Condong, Muara Bulian, Kab. Batang Hari, Jambi 36613

Pengawasan dan Kode Etik Hakim

Pengawasan dan Kode Etik Hakim

Prinsip-prinsip dasar Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim diimplementasikan dalam 10 (sepuluh) aturan perilaku sebagai berikut:

1. Berperilaku Adil

Adil yang dimaksud disini bukanlah sama rata akan tetapi adil di sini adalah bagaimana seorang hakim bisa menempatkan suatu kebenaran pada tempatnya atau pada semestinya khususnya kepada pihak-pihak yang berperkara agar mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya.dari arti adil yang di maksud di Pengadilan Agama Bandung ini Insya Allah Hakim-hakimnya masih memegang teguh keadilan tersebut, ini di buktikan dengan belum ada pengaduan tentang ketidakadilan Hakim pengadilan Agama Bandung yang terbukti atau bisa di pertanggung jawabkan kebenarannya.

2. Berperilaku Jujur

Jujur disini berarti sifat seseorang khususnya seorang hakim berani menyatakan yang benar itu benar dan yang salah itu salah.Sehingga akan terbentuk suatu kepribadian yang kuat dan sadar akan Hakekat mana yang hak dan mana yang batil.Jika seorang hakim bisa memegang sikap ini maka dengan begitu hakim tersebut bisa bersikap tidak berpihak kesalah satu pihak sehingga bisa mengungkapkan suatu kebenaran baik dalam persidangan maupun di luar persidangan.

3. Berperilaku Arif dan Bijaksana

Sikap Arif dan Bijaksana memiliki makna bahwa seorang hakim dapat dapat bertindak sesuai dengan norma-norma yang berlaku di antaranya adalah Norma Hukum, Norma Adat istiadat, Norma Agama dan Norma Keasusilaan.dengan memandang situai dan kondisi saat itu,serta mampu memperhitungkan atau mempertanggung jawabkan akibat dari tindakan yang di ambil olehnya.

4. Bersikap Mandiri

Bersikap mandiri mempunyai makna bahwa setiap hakim dalam mengeluarkan suatu keputusan harus terbebas dari campur tangan siapapun dan juga tidak berada dalam pengaruh orang lain, dengan begitu akan terbentuk prilaku hakim yang tangguh, berpegang teguh akan prinsipnya dan keyakinannya atas suatu kebenaran sesuai tuntutan meral dan hukum yang berlaku saat ini.

5. Berintegritas Tinggi

Berintegritas Tinggi bermakna mempunyai suatu kepribadian yang utuh yang tidak tergoyahkan, yang diwujudkan dengan sikap setia dan berpegang pada nilai dan norma yang berlaku dalam melaksanakan tugasnya sebagai hakim dalam melayani pihak-pihak pencari keadilan.

6. Bertanggung Jawab

Bertanggung jawab memiliki makna kesediaan seorang hakim dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya yang menjadi wewenangnya serta bersedia bertanggung jawab atas segala akibat dari tugas dan wewenangnya tersebut. Dengan begitu akan terwujud kepribadian yang mampu mengakkan kebenaran dan keadilan, penuh pengabdian serta tidak akan menyalahgunakan tugas yang di amanahkan Kepadanya.

7. Menjunjung Tinggi Harga Diri

Harga diri memiliki makna bahwa dalam diri manusia terdapat harkat, martabat,dan kehormatan yang melekat pada diri manusia yang harus di pertahankan dan di junjung tinggi. Prinsip menjunjung tinggi kususnya bagi seorang Hakim akan membentuk pribadi yang kuat dan tangguh, sehinnga terbentuk kepribadian yang senantiasa menjaga kehormatan dan martabatnya sebagai aparatur pengadilan.

8. Berdisiplin Tinggi

Berdisiplin bermakna taat pada norma-norma atau kaidah-kaidah yang di yakini sebagai panggilan luhur untuk mengemban amanah serta menjaga kepercayaan masyarakat pencari keadilan. Oleh karena itu di siplin akan mendorong seorang hakim untuk tertib, ikhlas dalam menjalankan tugas, pengabdian serta berusaha menjadi teladan di lingkungannya,tidak menyalahgunakan amanah yang di percayakan kepadanya.

9. Berperilaku Rendah Hati

Rendah hati memiliki makna bahwa seorang hakim hanyalah seorang manusia biasa yang tidak luput dari salah serta jauh dari kesempurnaan. Dengan memiliki sikap rendah hati maka akan tercipta sikap realistis mau membuka diri dan terus belajar menghargai pendapat orang lain, memiliki sikap tenggang rasa, serta mewujudkan kesederhanaan, penuh rasa syukur dan ikhlas mengemban tugasnya.

10. Bersikap Profesional

Profesional pada hakekatnya bermakna suatu sikap moral yang dilandasi oleh tekad untuk melaksanakan pekerjaan yang dipilihnya dengan kesungguhan, yang didukung oleh keahlian atas dasar pengetahuan, keterampilan dan wawasan luas.Sikap profesional akan mendorong terbentuknya pribadi yang senantiasa menjaga dan mempertahankan mutu pekerjaan, serta berusaha untuk meningkatkan pengetahuan dan kinerja, sehingga tercapai setinggi-tingginya mutu hasil pekerjaan, efektif dan efisien.

Dasar Hukum

Keputusan Bersama Ketua Mahkamah Agung RI dan Ketua Komisi Yudisial RI Nomor : 047/KMA/SKB/IV/2009 – 02 SKB/P.KY/IV/2009






NILAI IPK NILAI IKM

 

  • Berita Pengumuman Badan Peradilan Umum (Badilum)

    • Surveilan Akreditasi Penjaminan Mutu Pada Pengadilan Tinggi Jawa Tengah

      dengan Dipimpin Oleh Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Umum, Zahlisa Vitalita, Sh, Mh, Tim Dari Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum Telah Melaksanakan Surveilan Akreditasi Penjaminan Mutu (apm) Pada Pengadilan Tinggi Jawa Tengah, Bertempat Di Kota Semarang Pada Hari Jumat, 24 September 2021. Surveilan Ini Dihadiri Langsung Oleh Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Tengah, Setyawan Hartono, S.h., M.h.

      pada Surveilans Ini, Tim Ini Beranggotakan Candra, Sh (kepala Sub Direktorat Tata Kelola Direktorat Jenderal), Sri Hartaty, S.h., M.si. Aditya Widyartadi, S.kom. Muhamad Wakhid, S.e., S.h., M.m., M.h.

    • Pelatihan Terpadu Berbasis Kompetensi Pada Ditjen Badilum

      pada Tanggal 22-24 September 2021, Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum Menyelenggarakan Kegiatan "pelatihan Terpadu Berbasis Kompetensi" Dalam Rangka Pengembangan Sumber Daya Manusia Di Lingkungan Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum. Kegiatan Dibuka Oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum, Sekaligus Penyampaian Materi Zona Integritas Dan Reformasi Birokrasi Kemudian Diakhiri Dengan Materi Penyusunan Sakip.

      pada Hari Kedua, Materi Dibawakan Oleh Badan Kepegawaian Negara (bkn) Dengan Menjelaskan Materi Tentang Penliaian Kinerja Asn, Serta Oleh Arsip Negara Republik Indonesia (anri) Tentang Pengelolaan Arsip Di Instansi Pemerintahan. Kegiatan Ini Bertempat Di Hotel Wesin, Rasuna Said, Jakarta.

    • Rapat Koordinasi Penyelesaian Kenaikan Pangkat Hakim Periode Oktober 2021

      pada Hari Selasa 21 September 2021, Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum Melaksanakan Rapat Koordinasi Penyelesaian Kenaikan Pangkat Hakim Periode Oktober 2021. Kegiatan Ini Dilaksanakan Oleh Direktorat Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Umum Dan Bekerja Sama Dengan Badan Kepegawaian Negara (bkn). Rapat Koordinasi Betempat Di The Sahira Hotel, Bogor, Jawa Barat Dan Dilaksanakan Untuk Memastikan Kenaikan Pangkat Para Hakim Yang Sudah Memiliki pangkat Hakim Iv/c Keatas Di Lingkungan Peradilan Umum Dapat Terlaksana Tepat Waktu.

  • Berita Terbaru Mahkamah Agung

    • 13 Ketua Dharmayukti Karini Provinsi Melakukan Serah Terima Jabatan Di Hadapan Ketua Umum Dharmayukti

      jakarta-humas: Sebanyak Tiga Belas Ketua Dharma Yukti Karini (dyk) Provinsi Melakukan Serah Terima Jabatan Di Hadapan Ketua Umum Dharmayukti Karini Hj. Budi Utami Syarifuddin, Rabu 22 September 2021 Di Gedung Tower Lantai 2 Mahkamah Agung Dengan Menerapkan Protokol Kesehatan Yang Ketat.

      adapun Tiga Belas Dyk Provinsi Tersebut Adalah :

      1. Ketua Dharmayukti Karini Propinsi Banten;

      2. Ketua Dharmayukti Karini Propinsi Tanjung Karang

      3. Ketua Dharmayukti Karini Propinsi Sulawesi Utara 4. Ketua Dharmayukti Karini Propinsi Jawa Barat 5. Ketua Dharmayukti Karini Propinsi Jawa Timur 6. Ketua Dharmayukti Karini Propinsi Bali 7. Ketua Dharmayukti Karini Propinsi Kalimantan Tengah 8. Ketua Dharmayukti Karini Propinsi Maluku 9. Ketua Dharmayukti Karini Propinsi Dki Jakarta 10. Ketua Dharmayukti Karini Propinsi Jawa Tengah 11. Ketua Dharmayukti Karini Propinsi Sumatera Utara 12. Ketua Dharmayukti Karini Propinsi Nusa Tenggara Timur 13. Ketua Dharmayukti Karini Propinsi Papua Dan Papua Barat.

      dalam Sambutannya Ketua Umum Dharmayukti Karini Mengatakan Bahwa Kehidupan Manusia Akan Terus Berjalan Seiring Dengan Roda Perputaran Waktu. Begitu Pun Dalam Sebuah Organisasi, Pergantian Pengurus Adalah Hal Yang Lumrah Dan Pasti Terjadi. Generasi Kepengurusan Saat Ini, Suatu Saat Akan Digantikan Oleh Generasi Kepengurusan Yang Baru. Kita Tidak Mungkin Menolaknya, Karena Hal Itu Sudah Menjadi Sunatullah Dalam Setiap Kehidupan Manusia. Yang Terpenting Adalah Kita Harus Selalu Memegang Amanah Dengan Baik Dan Melaksanakan Amanah Tersebut Dengan Penuh Tanggung Jawab.

      lebih Lanjut Hj. Budi Utami Syarifuddin Dalam Sambutannya Menyampikan Bahwa Re-generasi Kepemimpinan Dalam Sebuah Organisasi Bukan Semata-mata Hanya Mengganti Orangnya Dari Yang Lama Menjadi Yang Baru, Namun Harus Juga Diikuti Oleh Perubahan Ke Arah Yang Lebih Baik, Sesuai Dengan Visi Dan Misi Organsiasi Yang Telah Ditetapkan. Para Ketua Yang Baru Harus Memiliki Semangat Baru Untuk Membawa Kemajuan Bagi Organisasi Yang Dipimpinnya, Karena Sosok Pemimpin Harus Menjadi Mesin Penggerak Bagi Derap Langkah Para Anggotanya.

      diakhir Sambutannya Ketua Umum Dyk Berpesan Dampingilah Suami Kita Kemanapun Bertugas, Sepanjang Tidak Ada Halangan Yang Sangat Memaksa, Karena Waktu Tidak Mungkin Bisa Diputar Kembali Dan Kebersamaan Yang Hilang Tidak Akan Pernah Bisa Diulang. (er/humas)

    • Ketua Kamar Pidana Ma Membuka Ujian Tertulis Seleksi Calon Hakim Ad Hoc Tipikor Tahap Xvi Tahun 2021

      jakarta-humas, Bertempat Dipengadilan Tinggi Jakarta Ketua Kamar Pidana Dr.suhadi,sh.,mh Membuka Ujian Tertulis Seleksi Calon Hakim Ad Hoc Tipikor Tahap Xvi Tahun 2021, Kegiatan Ini Dihadiri Oleh Dirjen Badillum Dr.prim Haryadi,sh.,mh, Plh Ketua Pengadilan Tinggi Jakarta Binsar Pamopo Pakpahan,sh.,mh, Panmud Pidana Soeharto,sh.,mh , Panitia Pusat Dan Juga Panitia Daerah . Kegiatan Yang Diselenggarakan Pada Tanggal 22 September 2021 Di 26 Propinsi Diseluruh Indonesia .

      mahkamah Agung Telah Beberapa Kali Menyelenggarakan Rekrutment Calon Hakim Ad Hoc Tipikor Untuk Memenuhi Kebutuhan Formasi Pada Pengadilan Tipikor Di Indonesia. Pada Tahun 2021 Ini, Mahkamah Agung Ri Telah Membuka Kembali Kesempatan Kepada Masyarakat Secara Luas Memanggil Putra-putri Terbaik Bangsa Untuk Mengikuti Rekrutment Calon Hakim Ad Hoc Tipikor

      bahwa Profesi Hakim Adalah Mulia Dan Terhormat (officium Nobile). Hakim Adalah Pelaksana Kekuasaan Kehakiman Yang Harus Menegakan Hukum Dan Keadilan. Oleh Karena Itu, Menjadi Seorang Hakim Disyaratkan Tidak Hanya Harus Pintar Dibidang Ilmu Hukum, Tetapi Juga Harus Benar Dan Berintegritas, Jujur Dalam Bertindak, Teguh Dalam Pendirian, Sehingga Dalam Melaksanakan Tugasnya Terutama Dalam Membuat Putusan, Tercermin Nilai Keadilan Dan Kemanfaatan Yang Dinanti Oleh Masyarakat Pencari Keadilan.

      ujian Tertulis Ini Terbagi Atas 2 Yaitu Ujian Sesi 1 Berupa Essay, Dan Yang Kedua Berupa Ujian Sesi 2 Yaitu Pembuatan Putusan. Pelaksanaan Ujian Tertulis Ini Diikuti Dari Pengadilan Tingkat Pertama Sebanyak 197 Orang Dan Pengadilan Tinggi Sebanyak 175 Orang, Maka Dengan Jumlah Sebanyak 372 Orang Di 26 Propinsi Diseluruh Indonesia. Kegiatan Ini Dilakukan Secara Online Sebanyak 14 Propinsi, Dan Yang Dikunjungi Panitia Pusat Sebanyak 12 Propinsi Diseluruh Indonesia .

      sebagai Amanat Dari Pasal 10 Undang-undang Nomor 46 Tahun 2009 Tentang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Bahwa Untuk Memeriksa Dan Mengadili Perkara Tindak Pidana Korupsi Di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Harus Dilakukan Oleh Hakim Karir Dan Hakim Ad Hoc Dengan Komposisi Sebagaimana Ditentukan Oleh Undang-undang.

    • Ketua Ma Lantik 14 Ketua Pengadilan Tinggi Dan 1 Ketua Pengadilan Tinggi Tun

      jakarta " Humas: Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. H. M Syarifuddin Sh., Mh, Melantik Empat Belas (14) Ketua Pengadilan Tinggi Dan Satu (1) Ketua Pengadilan Tingi Tata Usaha Negara (tun), Pada Rabu, 22 September 2021 Pukul 10.00 Wib, Di Ruang Kusumah Atmadja Gedung Mahkamah Agung, Jakarta.

      pelantikan Ini Berdasarkan Dua Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung. Pertama Yaitu Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor: 180/kma/sk/ix/2021 Tanggal 14 September 2021 Tentang Promosidan Mutasi Ketua, Wakil Ketuadan Hakimtinggi Di Lingkungan Peradilan Umum, Dan Kedua, Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor: 181/kma/sk/ix/2021 Tanggal 14 September 2021 Tentang Pemindahan Dan/atau Pengangkatan Dalam Jabatan Ketua, Wakil Ketua, Dan Hakim Di Lingkungan Peradilan Tata Usaha Negara

      dalam Sambutannya, Prof Syarifuddin Berharap Kepada Para Pejabat Yang Dilantik Agar Dapat Hadir Sebagai Seorang Pemimpin Yang Amanah Dan Penuh Tanggung Jawab, Baik Kepada Publik, Negara Maupun Kepada Allah Swt Tuhan Yang Maha Esa.

      saya Ingin Menegaskan Kepada Kita Semua Bahwa, Jabatan Dan Predikat Yang Kita Sandang Di Muka Bumi Ini, Tidak Akan Mengubah Tujuan Diciptakannya Kita Oleh Tuhan Yang Maha Kuasa, Yaitu Hanya Untuk Mengabdi Kepada-nya. Oleh Karenanya, Niatkan Segala Tugas Dan Pekerjaan Dengan Ikhlas Sebagai Ibadah, Dan Jadikan Pelaksanaan Tanggung Jawab Itu Sebagai Bagian Dari Pengabdian Kita Kepada Allah Swt. Tuhan Yang Maha Kuasa, Tegas Mantan Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial Tersebut.

      dia Menambahkan Bahwa Tanggung Jawab Dan Jabatan Memang Menjanjikan Kemuliaan Dan Peningkatan Kualitas Hidup, Namun Sejatinya Keikhlasan Dan Kesungguhan Dalam Memikul Jabatan Itulah Yang Akan Menjadi Sebab Musabab Naiknya Derajat Dan Lahirnya Pengakuan Dan Penghormatan Kepada Kita Para Pengemban Amanah.

      semoga Allah Swt, Tuhan Yang Maha Esa Selalu Menuntun Kita Semua Dalam Melaksanakan Tugas, Amanah, Dan Tanggung Jawab, Harap Prof Syarifuddin Saat Menutup Sambutannya.

      berikut Adalah 14 Nama Ketua Pengadilan Tinggi Yang Dilantik: 1 Dr. H. Siswandriyono, S.h., M.hum., Sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Kupang 2 Muefri, S.h., M.h., Sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Palu 3 Dr. H. Zainuddin, S.h., M.hum., Sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Palangkaraya 4 Dr. Erwin Mangatas Malau, S.h., M.h., Sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Ambon 5 Dr. H. Herri Swantoro, S.h., M.h., Sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Bandung 6 H. Charis Mardiyanto, S.h., M.h., Sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Banten 7 H. Mohammad Hatta, S.h., M.h., Sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Denpasar 8 Setyawan Hartono, S.h., M.h., Sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Semarang 9 Asli Ginting, S.h., M.h., Sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Jayapura 10 Dr. Mohamad Djoko, S.h., M.hum., Sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Tanjung Karang 11 Dr. Andriani Nurdin, S.h., M.h., Sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Jambi 12 Dr. H. Soedarmaji, S.h., M.hum., Sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Jakarta 13 Zaid Umar Bobsaid, S.h., M.h., Sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Surabaya 14 Dr. Robinson Tarigan, S.h., M.h., Sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Medan

      adapun Nama Ketua Pengadilan Tinggi Tun Yang Dilantik Yaitu Dr. Arifin Marpaung, S.h., M.h., Sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Medan

      dalam Acara Yang Dilaksanakan Dengan Menerapkan Protokol Kesehatan Yang Ketat Ini Juga Dihadiri Oleh Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial, Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non-yudisial, Ketua Kamar Pembinaan, Ketua Kamar Tata Usaha Negara, Ketua Kamar Pidana, Ketua Kamar Pengawasan, Sekretaris Mahkamah Agung, Kepala Badan Peradilan Umum, Kepala Badan Peradilan Militer Dan Tun, Kepala Badan Pengawasan, Ketua Umum Dharmayukti Karini, Dan Ketua Dharmayukti Mahkamah Agung. (azh/rs)